Ampas bir
Bir dibuat dari bahan baku yang terdiri dari gandum, beras dan
jagung. Untuk setiap kilogram bahan baku akan menghasilkan limbah yang
sama banyaknya yaitu satu kilogram. Ampas bir cukup disukai ternak,
sedangkan ampas segar yang telah disimpan tanpa perlakuan yang baik
dapat menerunkan palatabilitas.
Ampas bir yang dibuat dari biji-bijian yang tidak mengandung
antinutrisi, maka ampas bir juga tidak mengandung antinutrisi. Ampas bir
yang dibuat dari bahan baku gandum akan mempunyai sifat pencahar,
sedangkan apabila menggunakan butiran lain yang tidak mempunyai sifat
pencahar, maka ampas bir yang dihasilkannya pun tidak mempunyai sifat
pencahar.
Secara kualitatif kualitas tepung ampas bir dapat diuji dengan
menggunakan bulk sensity atau uji apung. Selain itu juga uji
organoleptik seperti tekstur, rasa, warna dan bau dapat dipakai untuk
mengetahui kualitas ampas bir, analisa PK dan SK perlu dilakukan.
Berikut ini adalah hasil analisa kandungan nutrisi ampas bir.
BK 23,7%,
abu 23,7%, PK 5,81%, lemak 9,80%, SK 14,60%, Beta-N 34,86%, Ca 0,18% dan
P 0,48%.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar